Daihatsu Yakin Lego Hi-Max Hingga 90 Unit di Minggu Pertama

PT Astra Daihatsu Motor (ADM), resmi memperkenalkan Hi-Max di segmen komersial 10 November lalu. Daihatsu pun menargetkan mobil komersial ini akan terjual 90 unit pada minggu pertama setelah peluncuran.

Daihatsu Yakin Lego Hi-Max Hingga 90 Unit di Minggu Pertama

“Hi-Max itu target kita kecil cuma 250 unit (sampai akhir tahun 2016-Red). Jadi Minggu pertama ya paling 90-an (unit yang terjual-Red) gitu, karena sesuai dengan prediksi kita aja,” ujar Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, di Ancol Jakarta.

Deputy Chief Executive PT Astra International Tbk- Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Supranoto Tirtodidjojo menambahkan, perlu waktu untuk memastikan penjualan Hi-Max. “Karena kan baru, paling tunggu 3 bulan lah, setelah 3 bulan,” ujarnya.

Selajutnya Daihatsu mengatakan konsumen yang diincar ADM untuk Hi-Max adalah konsumen yang sudah memakai saudaranya, yaitu Daihatsu Granmax.

“Kita kan lagi road show gitu yah, launching di setiap wilayah gitu. Dan yang pertama kita kenalkan adalah ke segmen yang sekarang sudah pakai Granmax pickup,” ucap Marketing Division Head ADM, Hendrayadi Lastiyoso.

Cara yang dilakukan oleh ADM selama periode perkenalan Hi-Max di wilayah-wilayah tertentu adalah dengan memberikan test drive pada konsumen.

“Mereka kan sekarang sedang pelajari Hi-max bagaimana, makanya kita lagi aktif melakukan customer test drive, walaupun mobil pickup nih kan jarang ada test carnya, tapi sekarang kita perkenalkan dengan test drive, untuk mereka coba coba gitu yah. Jadi sasaran kita ini mereka yang sudah pakai granmax dulu, kita lakukan gathering dengan customer granmax dan saat itu kita perkenalkan (Hi-Max),” tambah Hendrayadi. (lth/ddn)

Jazz Hibrida Mendarat di Malaysia

Honda Jazz Hybrid mendarat dan dipamerkan di Malaysia, Kamis (10/11/2016). Kehadirannya dianggap jadi petanda Honda Malaysia ingin menjualnya pada kemudian hari dan bukan tidak mungkin merupakan versi rakitan lokal agar selaras dengan insentif dari program pemerintah Energy Efficient Vehicle (EEV).

Penampakan unit pamer masih ditutup selubung kamuflase. Meski begitu dugaan kuat dari Paultan.org wujudnya sama seperti Jazz Hybrid versi Jepang yang sudah meluncur sejak 2013 lalu.
Paultan.Org
Jazz Hybrid kemungkinan diproduksi di Malaysia.
Honda Malaysia sudah pernah merakit lokal Jazz Hybrid pada 2012, versi terbaru ini lebih canggih. Menggunakan mesin 1.5L i-VTEC dengan siklus Atkinson bertenaga 110 PS dan torsi 134 Nm plus motor listrik dengan tenaga 29,5 PS dan torsi 160 Nm.
Kerja mobil didukung teknologi Sport Hybrid Intelligent Dual Clutch Drive (i-DCD) dan transmisi kopling ganda 7-percepatan plus baterai lihitium-ion.

Tidak seperti model lama yang memakai Integrated Motor Assist (IMA), sistem pada model baru ini memungkinkan motor listrik bisa digunakan sebagai sumber utama tenaga dan membantu mesin bensin berakselerasi. Sistem baru memilih secara otomatis antara mode berkendara, murni listrik, hibrida, dan mesin, tergantung kondisi pengoperasian.

Ketimbang Jazz standar, varian hibrida ini tidak jauh beda dari sisi eksterior, hanya saja lebih berat. Menariknya, dikatakan pada label peringatan didapati bertuliskan bahasa Thailand dan Indonesia.

Intip Menu Utama di Los Angeles Auto Show 2016

Los Angeles Auto Show (LAAS) mulai bergulir Senin (14/11/2016), waktu setempat. Salah satu pameran internasional terbesar di dunia ini, bakal menampilkan beberapa menu utama, sajian model-model baru, bahkan beberapa di antara berstatus debut dunia.

Tanpa adanya pameran Tokyo atau Frankfurt tahun ini, membuat LAAS menjadi salah satu pilihan utama prinsipal dunia melepas model-model baru tahun ini. Tetapi bicara segmentasi, sepertinya pameran tahun ini bakal dihujani oleh beberapa model utama, bergenre sport utility vehicle (SUV) kompak alias crossover.

Simak deretan menunya, berikut ini:

Alfa Romeo

Merek asal Italia ini mulai memasarkan sedan kompak Giulia di AS dan berniat menambah satu model andalan baru, Stelvio. Model ini tidak lain adalah crossover dengan sistem berpenggerak semua roda dikembangkan dari platform sama seperti Giulia. Di pasar bakal bersaing dengan BMW X3 dan Audi Q5.

Audi

Merek asal Jerman ini akan menampilkan A5 dan S5 dengan desain ulang. Selain itu, Q5 crossover juga melakukan debut perdananya di Amerika pada ajang LAAS 2016. Juga ada mobil sport R8 V10 Plus edisi ekslusif yang sudah dilengkapi lampu utama berteknologi laser.

Chevrolet

Merek lokal Amerika Serikat ini akan mengandalkan Colorado ZR2 yang tahun sebelumnya masih berstatus konsep. Pikap menengah ini diharapkan bisa jadi andalan Chevrolet bersaing dengan Ford 150 yang laris manis. Chevy juga mau menampilkan Equinox juga berstatus crossover yang sempat dikenalkan pada September lalu.

Ford

Menggandeng musisi rap, DJ Khaled, Ford bakal memperkenalkan EcoSport untuk pertama kalinya di AS. Memang peluncuran ini bisa dibilang telat, karena EcoSport sudah meluncur di belahan dunia lain, termasuk Indonesia, sebelum Ford resmi hengkang dari pasar.

Genesis

Hyundai bakal memperkenalkan merek premiumnya, Genesis pada pameran kali ini. Sedan sport G80 yang mendebut di Busan Motor Show, Korea Selatan, Juni lalu akan mulai dipasarkan. Berbekal mesin baru, 3.3-liter twin-turbocharged V-6 menghasilkan tenaga 365 tk dan disalurkan lewat transmisi 8-percepatan otomatis.

Honda

Honda akan menyegarkan penampilan CR-V, juga SUV menengah. Termasuk, debut dunia model terbaru Civic Si. Status Civic Si adalah konsep pada pameran ini dan belum ada informasi terkait bekalan mesin dan spesifikasi lain. Rumorsnya, mesin 2.0 liter turbo atau 1.5 liter turbo sebagai pilihan utama.

Jeep

Andalan utama, generasi terbaru Compass akan mendebut pada pameran ini, setelah pengumuman produksi di Brasil, September lalu. Crossover menengah ini diposisikan menggantikan Patriot yang belum jelas akan dilanjutkan atau tidak. Berbagi platform dengan Renagade dan Fiat 500X, Compass akan diproduksi di Brasil.

Kia

Kia mengandalkan Soul Turbo, dengan tampilan baru. Crossover ini juga dipamerkan dalam versi mesin konvensional dan listrik murni. Mesin konvensional disebut akan sama dengan yang digunakan Hyundai Elantra Sport, 1.6 liter, turbo, empat silinder, transmisi 7-percepatan, kopling ganda. Tenaganya menyentuh 200 tk.

Land Rover

Salah satu yang dinantikan, adalah model terlahir kembali, sang legenda Discovery. Produk terbaru ini sudah lebih dulu diperkenalkan di Paris, beberapa bulan yang lalu. Sedangkan di LAAS, akan ada edisi spesial, Discovery First Edition Dynamic dengan paket aksesori yang menarik.

Mazda

Merek Jepang ini akan menampilkan generasi kedua crossover kompak, CX-5. Model terlaris saat ini di AS ini, sepertinya masih dibekali mesin sama, 2.5-liter, empat silinder, berpenggerak roda depan atau semua roda. Selain itu, juga dikabarkan akan memboyong CX-9, SUV dengan bodi lebih besar.

Mercedes-Benz

Merek “tiga bintang” akan memboyong beberapa model ekslusif, seperti Mercedes-AMG E63 S. Sedan bertenaga 603 tk, terkencang dari keluarga E-Class, yang sudah meluncur sejak Oktober lalu. Juga akan ada Mercedes-Maybach S-class Cabriolet, AMG GT, dan GT C roadster, dan GT R.

Mini

Merek turunan dari BMW ini membawa beberapa model baru, meski bukan debut, seperti Cooper Countryman, tersedia dalam dua varian Cooper dan Cooper S. Berpenggerak roda depan, berbagi platform dengan BMW X1 dan Mini Clubman, yakni 1.5-liter turbo, tiga silinder untuk Cooper dan 2.0-liter turbo untuk S.

Nissan

Nissan menyegarkan tampilan Versa Note hatchback dan edisi terbatas Juke Black Pearl. Merek terbesar kedua di Jepang ini juga menjanjikan model khusus NISMO, yang kabarnya menggunakan sedan Altima dan Versa Note.

Porsche

Merek mobil sport Jerman ini mengandalkan Panamera pada pameran ini. Beberapa pilihan dari keluarga Panamera akan meluncur, mulai dari Panamera 4, bermesin V6 turbo, bertenaga 330 tk, berpenggerak semua roda. Juga tersedia varian, wheelbase panjang dan versi hibrida.

Toyota

Toyota memastikan meluncurkan C-HR crossover di AS lewat pameran ini. Pilihan sistem penggerak 2.0 liter atau varian hibrida 1.2 liter dengan motor listrik bakal dipasarkan keduanya.

Volkswagen

Terakhir, VW akan menyegarkan tampilan Golf, baik varian mesin konvensional dan listrik murni, eGolf. Merek yang baru terkena masalah skandal dieselgate ini juga mau menampilkan Atlas, crossover tujuh penumpang dan sedan Passat dengan sentuhan konsep GT yang lebih agresif.

All New Jeep Compass Siap Masuk Indonesia

PT Garansindo Inter Global (Jeep Indonesia) memastikan bakal memboyong jagoan terbarunya, generasi terbaru Compass ke Indonesia. Sport utility vehicle menengah ini mengisi ceruk di antara Renegade dan Cherokee dan siap dipamerkan perdana di Los Angeles Auto Show (LAAS), pekan ini.

“Pasti kami akan pasarkan, paling cepat bisa masuk Indonesia semester kedua tahun ini. Detail kapannya, nanti dulu,” kata Harun Sjech, Direktur Penjualan dan Pengembangan Jaringan Jeep Indonesia kepada KompasOtomotif, Senin (14/11/2015).

Untuk pasar Amerika Serikat, Jeep akan memanfaatkan fasilitas produksi di Goiana, Pernambuco, Brasil. Bocorannya, Compass akan ditawarkan dalam 17 kombinasi sistem penggerak, antara pilihan mesin, transmisi, dan sistem gerak. Banyaknya pilihan ini membuat Jeep lebih leluasa menentukan tipe yang tepat untuk negara tertentu, karena Compass merupakan model global.

Meski meluncur perdana di LAAS, Jeep baru mau menjual Compass terbaru di AS mulai kuartal pertama 2017. Pasar-pasar lain baru menyusul kemudian, seperti Eropa, China, termasuk Indonesia.

Soal pilihan model, mesin, transmisi, dan opsional lainnya, Harun mengaku masih menunggu dulu pilihannya. “Hari ini saja baru world premiere, jadi sabar dulu,” ucapnya.

Garansindo Masih Pikir-pikir Jeep CBU India

Keputusan Fiat Chrysler Automobiles (FCA) untuk menanamkan investasi di India dipastikan akan berdampak ke pasar di Asia. Sebagai basis produksi, India rencanya diposisikan sebagai cabang eksportir (hub) kendaraan dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) oleh prinsipal ke beberapa regional, terutama Asia dan sekitarnya.

Fiat Chrysler Automobiles sudah menggelontorkan investasi segar 280 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau Rp 3,7 triliun di pabrik Fiat di Ranjangaon, dekat Pune, India. Fasilitas ini semula hanya memproduksi Fiat Punto Evo, Linea, dan Avventura. Dengan investasi baru, mulai pertengahan tahun ini, dua model, Wrangler dan Cherokee resmi diproduksi dan mulai dipasarkan untuk domestik India.

Keputusan ini otomatis juga bakal berpengaruh langsung ke Indonesia. Pihak PT Garansindo Inter Global (Jeep Indonesia) sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) Jeep di Indonesia, mengaku masih belum mengambil keputusan.

“Memang ada opsi nantinya di masa depan bisa impor dari India, tetapi masih kami pertimbangkan terlebih dahulu,” kata Harun Sjech, Direktur Penjualan dan Pengembangan Jaringan Jeep Indonesia kepada KompasOtomotif, Senin (14/11/2016).

Pertimbangan, kata Harun, berkaitan dengan spesifikasi dan kualitas model-model yang bakal diproduksi di India. Jika semua persyaratan dan kebutuhan pasar Indonesia bisa terpenuhi, maka opsi impor dari India bisa diambil.

“Yang paling penting buat Garansindo adalah kepuasan konsumen. Semua model yang dipasarkan harus memenuhi standar kualitas sesuai keinginan konsumen,” kata Harun.

Opsi mengimpor Jeep dari India, sebenarnya ada keuntungannya buat Garansindo. Lewat kerja sama perdagangan ASEAN dan India, maka mobil-mobil yang diimpor ke Indonesia hanya bakal terbebani Pajak Bea Masuk, 5 persen mulai 2017. Artinya, harga mobil akan bisa lebih kompetitif, sehingga mampu merangsang konsumen.

Berkaca dari Pameran Motor Terbesar di Dunia

Pameran sepeda motor terbesar di dunia, EICMA (Esposizione Internazionale del Ciclo, Motociclo, Accessori) yang diselenggarakan tahunan di Milan, Italia, bisa dijadikan barometer penyelenggaraan sebuah ajang yang ideal.

Meski cuma beberapa hari, tapi gaungnya sudah mewakili sebuah industri yang kompleks dengan berbagai percabangannya. Penyelenggara mengemasnya dengan total. Tak cuma menyajikan motor-motor baru di dunia, tetapi juga sebagai penunjang bisnis dan hiburan untuk warga kota.

EICMA 2016 baru saja rampung Minggu, (13/11/2016), setelah berpameran sejak Kamis (10/11/2016). Aura pameran kelas dunia tak bisa disangkal, dilihat dari jumlah eksibitor yang mencapai 1.000 lebih peserta, memadati Fiera Milano, Rho, Milan, Italia.

Inilah pameran murni yang benar-benar cuma menjadi ajang unjuk diri. Jangan khawatir terusik tenaga penjual yang membawa daftar harga dan skema kredit, karena setelah dua kali menyusuri lebih dari 280.000 m2 hall dalam tiga gedung, KompasOtomotif belum pernah sekali pun ”dihadang” tenaga penjual.
KompasOtomotif-Donny Apriliananda
Ducati Multistrada 950 meluncur di EICMA, Milan.
Jualan booth-booth peserta praktis hanya sebatas aksesori dan apparel. Informasi digali dari berbagai booth, dan semua menyatakan kalau mau beli motor, ya langsung saja ke diler, bukan di pameran.
Buat pecinta otomotif, situasi seperti itu bisa jadi sebuah kenikmatan. Pengunjung EICMA benar-benar dipuaskan dengan etalase motor-motor baru yang informasinya sudah disajikan secara detail.

Lengkap

Kepuasan tak hanya sampai di sini. EICMA juga menyajikan berbagai hal yang berhubungan dengan sepeda motor. Booth-booth aksesori lengkap, mau cari komponen apa saja juga ada di sini. Konsep booth mereka juga tak sembarangan.
KompasOtomotif-Donny Apriliananda
Area modifikasi yang diberi porsi sangat besar di EICMA, Milan.
Menariknya, ada area khusus yang dipakai untuk mengangkat dunia kustom. Bengkel-bengkel modifikasi motor unjuk diri secara total, persis seperti yang coba dilakukan Dyandra Promosindo dengan IIMS-nya.
Buat pemodifikasi, inilah surga. Mereka diberi kesempatan go international dengan karya terbaik. Buat pegunjung, konsep ini juga menyenangkan, karena suguhan pameran menjadi begitu kaya.

Booth yang murni jualan adalah toko-toko aksesori biker dan apparel yang memang disiapkan untuk berpameran dan mengeruk keuntungan dari pengunjung.

”EICMA sudah menjadi pameran internasional yang paling kaya, menarik, dan dihargai di dunia roda dua. Ajang ini adalah kesempatan luar biasa merayakan sektor yang telah memainkan peran utama dalam sistem manufaktur Italia,” ucap Antonello Montante, Presiden EICMA, (9/11/2016).

Inilah Ajang Pamer Motor dan Aksesori yang Sebenarnya

EICMA di Milan, Italia, yang diselenggarakan pada 8-13 November 2016, sudah tak lagi berada di level pameran motor. Tapi lebih dari itu, salah satu kiblat ajang pamer kendaraan roda dua dunia itu sudah menjadi satu kesatuan dengan industri sepeda motor.

Terlepas dari menariknya motor-motor baru yang akan memenuhi jalanan dunia pada 2017, EICMA juga menjadi ajang pengembangan bisnis, khususnya menggaet mitra dari dalam negeri maupun mancanegara.

Disiapkan area dan acara khusus untuk para profesional demi membuka kesempatan hubungan B2B (bussiness to bussiness). Penyelenggara bekerjasama dengan Kementerian Pembangunan Ekonomi dan badan promosi bisnis asing menawarkan berbagai kegiatan seperti lokakarya dan seminar untuk membuka peluang ekspansi.

Sejumlah delegasi dari berbagai penjuru di dunia diundang untuk ikut agenda ini, termasuk Indonesia yang diwakili salah satu agen pemegang merek sepeda motor asal Italia, importir aksesori Italia, sampai importir moge CBU.

KompasOtomotif-Donny Apriliananda
Honda CRF250 Rally menjadi penantang serius motor adventure ber-cc kecil.
EICMA dan ”Fashion”
Totalitas EICMA tak berhenti di sana untuk menggerakkan semua komponen industri. Penyelenggara juga menggalakkan kampanye keselamatan berkendara yang disebar ke berbagai kota dengan tema ”Keep an eye on the 2 wheels”. Tujuannya, meningkatkan level perhatian untuk pengguna motor, skuter, dan kendaraan roda dua lainnya, kepada pengguna jalan lainnya.

Paling menarik, gema EICMA tak lantas dibiarkan menguap di area pameran. Seluruh kota ”dipaksa” untuk terus mengikuti agenda ini dengan konsep menarik. Penyelenggara menggandengkan konsep motorisasi dengan dunia fashion yang memang identik dengan kota Milan.
KompasOtomotif-Donny Apriliananda
Salah satu sudut kota di Milan, dipajang karya fotografi dari salah satu media otomotif di Italia untuk EICMA.
Dikemaslah ajang pendukung yang disebut 2-Wheels Week. Selama seminggu, salah satu pusat perbelanjaan terkenal, La Rinascente, dihiasi pernik yang berhubungan dengan pameran. Etalase utama mal ini digantungi motor-motor model baru yang meluncur di EICMA.
Bahkan di berbagai sudut toko enam lantai itu, terselip berbagai produk motor yang berbaur dengan produk fashion. Di sebelah mal, tempat orang-orang berjalan di area Duomo, dipajang karya fotografi yang berhubungan dengan motor.

Berbagai tahapan yang dilakukan EICMA bisa jadi sulit diikuti. Terlebih lagi, pameran ini sudah diselenggarakan selama 74 kali, yang membuat penyelenggara sudah kenyang pengalaman dan bebas menciptakan konsep apa saja.

Bukan tidak mungkin pameran-pameran otomotif di Indonesia berkaca dari sini.